1. A. Klasifikasi industri

Pengertian industri

Industri merupakan kegiatan manusia yang mengelolah bahan mentah, bahan baku, dan atau barang setengah jadi barang dengan nilai yang lebih tinggi kegunaannya.

Klasifikasi industri

  1. a. Klasifikasi industri menurut departemen perindustrian dan perdagangan (deperding )

Deperdingemengelompokan industri menjadi empat.

1)      Industri kimia dasar, yaitu industri yang mengelola bahan mentah menjadi bahan baku atau bahan jadi.

2)      Industri mesin dan logam dasar, yaitu industri yang mengelola bahan mentah menjadi bahan baku atau barang satengah jadi.

3)      Aneka industri,merupakan industri yang menghasilkan beragam kebutuhan konsumen.

4)      Klompok industri kecil, yaitu industri dengan modal modal kecil dan peralatan yang sederhana.

  1. b. Klasifikasi industri menurut bahan bakunya.

1)      Industri ekstraktif, yaitu industri yang mengambil bahan baku langsung dari alam.

2)      Industri nonekstratif, yaitu industri yang mengambil bahan bakunya dari industri lain.

3)      Industri fasilitatif, yaitu industri yang menjual jasa untuk keperluan orang lain.

  1. c. Klasifikasi industri menurut bahan mentahnya.

1)      Industri agraris merupakan industri yang mengelolah bahan mentah dari hasil pertanian.

2)      Industri nonagraris, yaitu industri yang mengelolah bahan mentah dari hasil pertambangan.

  1. d. Klasifikasi industri menurut jumlah tenaga kerja.

1)      Industri besar merupakaan industri yang terdiri atas 100 orang tenaga kerja atau lebih.

2)      Industri sedang merupakan industri yang memiliki jumlah tenaga kerja 20 – 99 orang.

3)      Industry kecil, industri yang memiliki jumlah tenaga kerja 5 -15 orang

4)      Industry rumah tangga industri yang memiliki jumlah tenaga kerja 1 – 4 orang

  1. e. Klasifikasi industry menurut produktivitas perorangan dalam industry.

1)      Industri primer, industry yang menghasilkan barang tanpa pengelolahan yang lebih lanjut.

2)      Industri skunder, adalah industry yang memerlukan pengelolahan yang lebih lanjut.

3)      Industri tersier, adalah industry yang bergerak dalam bidang jasa.

  1. f. Klasifikasi industry menurut daerah pemasarannya.

1)      Industry local yaitu industry yang daerah pemasarannya bersipat local ( tidak di pasarkan keluar daerah pembuatan industry.

2)      Industry nasional yaitu industry yang daerah pasarannya bersipat nasional dan di pasarkan keluar daerah pembuatan industry.

3)      Industry internasional yaitu industry yang daerah pemasarannya sudah mendunia dan melintas batas Negara.

  1. g. Klasifikasi industry bedasarkan pemodalannya.

1)      PMDH ( penanaman modal dalam Negara )

2)      PMA ( penanaman modal asing )

3)      Patungan, penanaman modal gabungan dalam negri dan luar.

  1. h. Klasifikasi industry menurut hasil produksinya.

1)      Industry berat yaitu industry yang menghasilkan alat alat produksi, mesin mesin, bahan baku, dan bahan penolong.

2)      Industry ringan yaitu industry yang menggunakan mesin untuk menghasilkan barang jadi. Contonya industry makanan.